Interview Bahasa Inggris Bisnis 2
Kelompok 1
Interview Bahasa Inggris 2
Abdul Hafiz Ichwan (10115017)
Clarissa Febri Prameswari (11115530)
Kevin Jayadi Ahmad (13115699)
Muhammad Ramdhani (14115731)
Liat videonya dibawah sini
https://youtu.be/sYw1lzKRsr4
https://youtu.be/sYw1lzKRsr4
Essay Bahasa Inggris Bisnis 2#
VLOG : REVIEW LAPTOP ASUS
PENG. TEKNOLOGI SISTEM CERDAS#
REVIEW LAPTOP ASUS
===========================================================
![]() |
| ASUS A455L |
Asus A455L type asus yang saya miliki laptop ini cocok untuk perkuliahan dengan spesifikasi yang mencukupi bagi jurusan sistem informasi laptop ini msh kuat untuk mengedit video dengan sony vegas pro 13, ulead video studio 11, After effect CS6, kemudian buat manipulasi gambar dengan photoshop,gimp 2, Adobe Illustrator CS6, dan msh bnyk lagi software yang bisa digunakan untuk perkuliahan.
Asus X550V type asus yang teman saya punya ini adalah type gaming yang spesifikasinya sangat lebih tangguh, kalau di bandingkan laptop saya kalah untuk kualitas gaming karena standarnya laptop asus A455L bukan laptop gaming tapi kalau untuk memainkan game seperti Assassin creed , watch dogs, dead space, call of duty, dan emulator PS kalian msh bisa menikmatinya mungkin dengan harganya juga sesuai sama kualitas dari laptop itu sendiri.
Di bawah ini saya akan memperlihatkan spesifikasi dari ke dua laptop tersebut dengan perbandingannya , perbandingan ini bukan untuk melihat segi kebagusan dari ke 2 laptop ini melainkan kalian bisa mengerti dari perbedaan dari ke dua laptop ini.
ASUS A455L
PROSESOR : Intel Core i5-4210U 2,7 GHz
PROSESOR : Intel Core i5-4210U 2,7 GHz
RAM : DDR3 4 GB
Penyimpanan : 1TB
Ukuran Layar : 14 inch LED slim Glossy HD
Kamera : HD WebCam
Audio : Asus Sonic Master
Port : VGA,HDMI,2xUSB2.0,1x USB 3.0,
RJ-45,SD Card reader,1x audiojack
konektivitas : bluetooth V4.0, WIFI, Ethernet
Berat : 2,3Kg
ASUS X550VX
PROSESOR : Intel Core i7 6700HQ 2,6GHz
RAM : DDR4 Onboard mmry 8GB up to 16GB
Penyimpanan : 1TB
Ukuran Layar : 15.6 inch HD
Kamera : WebCam
Port : VGA,2xUSB3.0,1xUSB2.0,1xRJ-45LAN
1xcombo audio jack,HDMI
Konektifitas : Wifi, Bluetooth
Berat : 2,45Kg
ASUS X550VX
PROSESOR : Intel Core i7 6700HQ 2,6GHz
RAM : DDR4 Onboard mmry 8GB up to 16GB
Penyimpanan : 1TB
Ukuran Layar : 15.6 inch HD
Kamera : WebCam
Port : VGA,2xUSB3.0,1xUSB2.0,1xRJ-45LAN
1xcombo audio jack,HDMI
Konektifitas : Wifi, Bluetooth
Berat : 2,45Kg
CERDAS DARI SUDUT PANDANG SISTEM INFORMASI
SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE
Pertemuan kali ini saya akan membahas tentang sistem developmen life cycle
SDLC (System Development Life Cycle) adalah proses pembuatan dan perubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi.
PENGEMBANGAN DALAM SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM (SDLC)
TUJUAN SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM(SDLC)
FUNGSI SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM (SDLC)
1) Mengidentifikasikan masalah-masalah dari user
2) Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan user
3) Memilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah
4) Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan permintaan user
TAHAPAN SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM(SDLC)
PRINSIPPENGEMBANGAN SISTEM
Ada beberapa prinsip yang tidak boleh dilupakan yaitu :
1. Sistem untuk manajemen
2. Investasi modal yang besar
3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan system
5. Proses pengembangan system tidak harus urut
6. Jangan takut membatalkan proyek
7. Dokumentasi harus ada dan pedoman dalam pengembangan system
SDLC (System Development Life Cycle) adalah proses pembuatan dan perubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi.
PENGEMBANGAN DALAM SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM (SDLC)
Pengembangan SDLC adalah proses yang digunakan oleh analis system untuk pengembangkan sistem informasi, termasuk persyaratan, validasi, pelatihan, dan pengguna kepemilikan. Setiap SDLC harus menghasilkan sistem berkualitas tinggi bekerja secara efektif dan efisien di saat ini dan direncanakan Teknologi Informasi infrastruktur, dan murah untuk mempertahankan dan biaya efektif.
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan.Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebutterlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalubanyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif. Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yangberkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.
1) Mengidentifikasikan masalah-masalah dari user
2) Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan user
3) Memilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah
4) Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan permintaan user
Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem dan proses organisasi.
Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem.
Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak.
Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.
Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.
Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauh mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.
Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem.
Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak.
Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.
Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.
Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauh mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.
Ada beberapa prinsip yang tidak boleh dilupakan yaitu :
1. Sistem untuk manajemen
2. Investasi modal yang besar
3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses pengembangan system
5. Proses pengembangan system tidak harus urut
6. Jangan takut membatalkan proyek
7. Dokumentasi harus ada dan pedoman dalam pengembangan system
INFORMATION SECURITY MANAGEMENT SYSTEM
pertemuan kali ini saya akan membahas apa itu ISMS dan kegunaannya
ISMS (Information Security Management System) adalah istilah yang muncul dari ISO/IEC 27002 yang merujuk pada suatu sistem manajemen yang berhubungan dengan keamanan, konsep utama ISMS adalah untuk merancang dan memelihara suatu rangkaian terpadu proses dan sistem secara efektif untuk mengelola keamanan informasi dan menjamin kerahasian perusahaan.
standar ISMS yang biasa dikenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar - standar yang terkait yang diterbitkan oleh ISO dan IEC.
KEBUTUHAN ORGANISASI AKAN KEAMANAN DAN PENGENDALIAN
Berdasarkan perkembangan zaman kini banyak organisasi sadar akan pentingnya menjaga seluruh sumber daya mereka, baik yang bersifat virtual maupun fisik agar aman dari ancaman baik dari luar maupun dalam, sistem komputer pertama hanya memiliki sedikit keamanan yang dimiliki tapi dalam hal ini berubah saat perang vietnam ketika sejumlah instalasi keamanan komputer dirusak pemrotes. pengalaman ini sangat mengispirasi sejumlah kalangan insdustri untuk melakukan penjagaan keamanan yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kemungkinan kerusakan serta menyediakan organisasi dengan kemampuan untuk melanjutkan kegiatan oprasional setelah terjadi gangguan.
KEAMANAN INFORMASI
Saat ini pemerintah dan kalangan industri sangat membutuhkan keamanan untuk melindungi sumber daya informasi mereka,dengan istilah keamanan sistem digunakan untuk mengambarkan perlindungan baik peralatan komputer dan non-komputer.
Tujuan Keamanan Informasi
1. Kerahasiaan Perusahaan berusaha untuk melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berwenang.
2.Ketersediaan tujuan dan Infrastruktur informasi perusahaan adalah menyediakan data dan informasi bagi pihak yang berwenang.
3.Integritas,semua sistem informasi harus memberikan representasi yang akurat atas sistem fisik direpresentasikannya.
Managemen Keamanan Informasi
managemen keamanan informasi disebut juga sebagai aktivitas untuk menjaga agar sumber daya informasi agar tetap aman.
managemen keberlangsungan bisnis (Bussiness Continuity Management - BCM) yaitu aktivitas untuk menjaga agar perusahaan dan sumber daya informasinya tetap berfungsi setelah adanya bencana
ada 4 tahap managemen keamanan informasi yaitu :
- Mengidentifikasi ancaman yang dapat menyerang sumber daya informasi perusahaan
-Mendefenisikan risiko yang dapat disebabkan oleh ancaman-ancaman tersebut
-Menentukan kebijakan keamanan informasi.
-Mengimplementasikan pengendalian untuk mengatasi risiko-risiko tersebut.
KEBIJAKAN KEAMANAN INFORMASI
Suatu kebijakan keamanan harus diterapkan untuk mengarahkan keseluruhan program. Perusahaan dapat menerapkan keamanan dengan pendekatan yang bertahap, diantaranya:
1. Fase 1, Inisiasi Proyek. Membentuk sebuah tim untuk mengawas proyek kebijakan keamanan tersebut.
2. Fase 2, Penyusunan Kebijakan. Berkonsultasi dengan semua pihak yang berminat dan terpengaruh.
3. Fase 3, Konsultasi dan persetujuan. Berkonsultasi dengan manajemen untuk mendapatkan pandangan mengenai berbagai persyaratan kebijakan.
4. Fase 4, Kesadaran dan edukasi. Melaksanakan program pelatihan kesadaran dan edukasi dalam unit-unit organisasi.
5. Fase 5, Penyebarluasan Kebijakan. Kebijakan ini disebarluaskan ke seluruh unit organisasi dimana kebijakan tersebut dapat diterapkan.
ISMS (Information Security Management System) adalah istilah yang muncul dari ISO/IEC 27002 yang merujuk pada suatu sistem manajemen yang berhubungan dengan keamanan, konsep utama ISMS adalah untuk merancang dan memelihara suatu rangkaian terpadu proses dan sistem secara efektif untuk mengelola keamanan informasi dan menjamin kerahasian perusahaan.
standar ISMS yang biasa dikenal adalah ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002 serta standar - standar yang terkait yang diterbitkan oleh ISO dan IEC.
KEBUTUHAN ORGANISASI AKAN KEAMANAN DAN PENGENDALIAN
Berdasarkan perkembangan zaman kini banyak organisasi sadar akan pentingnya menjaga seluruh sumber daya mereka, baik yang bersifat virtual maupun fisik agar aman dari ancaman baik dari luar maupun dalam, sistem komputer pertama hanya memiliki sedikit keamanan yang dimiliki tapi dalam hal ini berubah saat perang vietnam ketika sejumlah instalasi keamanan komputer dirusak pemrotes. pengalaman ini sangat mengispirasi sejumlah kalangan insdustri untuk melakukan penjagaan keamanan yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kemungkinan kerusakan serta menyediakan organisasi dengan kemampuan untuk melanjutkan kegiatan oprasional setelah terjadi gangguan.
KEAMANAN INFORMASI
Saat ini pemerintah dan kalangan industri sangat membutuhkan keamanan untuk melindungi sumber daya informasi mereka,dengan istilah keamanan sistem digunakan untuk mengambarkan perlindungan baik peralatan komputer dan non-komputer.
Tujuan Keamanan Informasi
1. Kerahasiaan Perusahaan berusaha untuk melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berwenang.
2.Ketersediaan tujuan dan Infrastruktur informasi perusahaan adalah menyediakan data dan informasi bagi pihak yang berwenang.
3.Integritas,semua sistem informasi harus memberikan representasi yang akurat atas sistem fisik direpresentasikannya.
Managemen Keamanan Informasi
managemen keamanan informasi disebut juga sebagai aktivitas untuk menjaga agar sumber daya informasi agar tetap aman.
managemen keberlangsungan bisnis (Bussiness Continuity Management - BCM) yaitu aktivitas untuk menjaga agar perusahaan dan sumber daya informasinya tetap berfungsi setelah adanya bencana
ada 4 tahap managemen keamanan informasi yaitu :
- Mengidentifikasi ancaman yang dapat menyerang sumber daya informasi perusahaan
-Mendefenisikan risiko yang dapat disebabkan oleh ancaman-ancaman tersebut
-Menentukan kebijakan keamanan informasi.
-Mengimplementasikan pengendalian untuk mengatasi risiko-risiko tersebut.
KEBIJAKAN KEAMANAN INFORMASI
Suatu kebijakan keamanan harus diterapkan untuk mengarahkan keseluruhan program. Perusahaan dapat menerapkan keamanan dengan pendekatan yang bertahap, diantaranya:
1. Fase 1, Inisiasi Proyek. Membentuk sebuah tim untuk mengawas proyek kebijakan keamanan tersebut.
2. Fase 2, Penyusunan Kebijakan. Berkonsultasi dengan semua pihak yang berminat dan terpengaruh.
3. Fase 3, Konsultasi dan persetujuan. Berkonsultasi dengan manajemen untuk mendapatkan pandangan mengenai berbagai persyaratan kebijakan.
4. Fase 4, Kesadaran dan edukasi. Melaksanakan program pelatihan kesadaran dan edukasi dalam unit-unit organisasi.
5. Fase 5, Penyebarluasan Kebijakan. Kebijakan ini disebarluaskan ke seluruh unit organisasi dimana kebijakan tersebut dapat diterapkan.
Langganan:
Komentar (Atom)



